Jika Anda pernah menonton film porno, mungkin pemeran pria yang tengah beradegan seks memiliki ketahanan ereksi yang sangat lama. Jika berpikir realistis, adegan tersebut membutuhkan beberapa jam untuk pengambilan gambarnya.

Lalu bagaimana para pemeran film seks bisa memiliki kualitas ereksi hingga berjam-jam dalam waktu lama. Karena dalam sebuah film yang durasinya hanya setengah jam saja memerlukan pengambilan gambar yang panjang hingga mendapatkan adegan yang tepat sesuai skenario.

1. Menggunakan obat kuat

Sebagian besar pemain film porno pria menggunakan obat-obatan seperti viagra atau cialis, dan obat oles kusus perangsang ereksi bahkan hingga suntikan. Hal ini membuat mereka tetap terangsang selama pengambilan gambar. Bahkan, beberapa memiliki pompa penis yang ditanam.

Sayangnya, penggunaan dalam jangka panjang dan berlebihan bisa memberikan dampak buruk. Beberapa di antaranya seperti nyeri dada, mual, denyut jantung tidak teratur, kehilangan penglihatan mendadak, hingga gangguan pendengaran.

Zeischegg sendiri memiliki pengalaman buruk dengan Cialis. Selama mengonsumsinya selama delapan tahun, dia mengalami tiga kali masalah priapisme, di mana ereksi penis terus berlangsung sekalipun stimulasi berakhir. Ini juga membuatnya sulit untuk ereksi secara alami.

2. Mengatur pola makan

Bintang porno, Aaron Thompson mengatakan, masalah ereksi juga terkait kebugaran. Dia mengakui melakukan diet paleo dan berolahraga setiap hari. Dia menjaga hidrasinya dan tidur tepat waktu ketika harus berhubungan keesokan harinya.

Diet paleo atau diet Paleolithic adalah pola makan yang percaya dengan mengonsumsi makanan seperti era Paleolitik. Makanan tersebut bisa diperoleh dengan berburu atau mengumpulkan.

Beberapa contoh di antara menu makanannya adalah: sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, daging, dan biji-bijian. Pada dasarnya, diet ini membatasi makanan olahan dan modern.

3. Fokus